Jakarta- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersih-bersih sampah menjelang Tahun Baru 2018. Sebanyak 4.000 pasukan oranye dikerahkan untuk menjalakan program Grebek Sampah. Mereka tersebar di berbagai sungai, waduk hingga pesisir pantai di ibu kota.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Adji meninjau langsung pelaksanaan Grebek Sampah. Kedua tampak hadir di Kali Tegal Amba, Pondok Bambu, Jakarta Timur, Sabtu (30/12).

Di lokasi tersebut, 500 Personel dengan 10 truk besar diturunkan. Pasalnya, akumulasi sampah cukup banyak. “Di situ (Kali Tegal Amba) ada akumulasi sampah yang cukup banyak. Sungainya itu isinya lumpur banyak sampah. Jadi pasti ini mengganggu aliran air,” ujar Anies usai turun langsung membersihkan kali.

Setelah kali dibersihkan, Anies minta masyarakat mengantisipasi pembuangan sampah. Khususnya warga yang bermukim di bantaran Kali Tegal Amba. Dinas Lingkungan Hidup sudah secara rutin memberikan kantong sampah agar kali tetap bersih.

“Sampah itu bukan sekadar dilempar. Tapi taruhlah di tempat sampah. Sehingga bisa dikelola dengan baik. Sungai tadi sudah tinggi sekali sampahnya. Kalau ada air maka akan terhambat. Itu yang akan terjadi,” kata Anies.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menambahkan, Grebek Sampah dilakukan secara berkala. Satu kali dalam satu minggu. Lokasi yang dipilih adalah berdasarkan laporan dari warga. “Warga melaporkan di situ ada akumulasi (sampah) yang cukup besar. Kemudian di situ yang diserbu ramai-ramai. Makanya disebut grebek sampah,” imbuhnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *