Jakarta— Perlahan tetapi pasti, wajah sungai di Jakarta yang identik dengan sampah dan bau kini berubah. Saat ini, sungai-sungai di Jakarta mulai dibebaskan dari tumpukan sampah dan lumpur. Bahkan, ada yang bisa digunakan oleh anak-anak untuk bermain air.

Bersihnya sungai di Jakarta tak lepas dari peran para petugas yang terus memungut sampah di sana. Warga memanggil mereka “Pasukan Oranye”. Namun, siapakah “Pasukan Oranye” ini?

Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan, “Pasukan Oranye” itu adalah pekerja harian lepas (PHL) Unit Pengelola Kebersihan (UPK) Badan Air Dinas Kebersihan DKI Jakarta.

Banyak yang mengira para “Pasukan Oranye” ini adalah Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU).

“(Petugas) yang bersihin sampah di dalam sungai itu PHL kebersihan dari UPK Badan Air. Kalau PPSU bagian membersihkan got,” kata Isnawa kepada Kompas.com, Selasa (17/5/2016) malam.

Mereka sama-sama disebut “Pasukan Oranye” karena mengenakan seragam berwarna oranye. Namun, Isnawa menyebut para petugasnya jauh lebih lama menggunakan seragam oranye dibanding PPSU.

“PPSU nyontoh PHL. Warna oranye itu trademark Dinas Kebersihan dari tahun 60-an, lihat saja warna truknya, he-he-he. Tetapi, bagi saya, (seragam) PPSU oranye juga enggak apa-apa,” kata mantan Camat Tambora ini.

Kebersihan sungai di Jakarta baru ditangani Dinas Kebersihan pada tahun 2012. Sebelumnya, kebersihan sungai merupakan tupoksi Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI Jakarta. Kini, kinerja “Pasukan Oranye”-lah yang jadi andalan pembersihan sungai di Jakarta.

“Mereka wajib report harian via media sosial Twitter @kebersihandki. Ada Facebook tiap kecamatan, Path, dan Instagram. Mereka wajib tindak lanjuti pengaduan masyarakat. Alhamdulillah Dinas Kebersihan jadi SKPD paling responsif di Qlue,” kata Isnawa sambil tertawa.

Sementara itu, PPSU yang berperan membersihkan got juga berperan membebaskan Jakarta dari banjir karena air di gorong-gorong yang meluap saat hujan. Mereka membersihkan semua gorong-gorong dari benda-benda yang cukup “ajaib”, seperti kulit kabel hingga kano. Saat hujan tiba, genangan pun jadi cepat surut.

Sumber : Kompas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *